- Advertisement -Newspaper WordPress Theme
TeknologiMenkominfo siap kepung pinjol ilegal usai tangani judi "online"

Menkominfo siap kepung pinjol ilegal usai tangani judi “online”



Jakarta (ANTARA) – Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi mengatakan pihaknya siap mengepung praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang meresahkan masyarakat setelah di awal jabatannya ia fokus menangani judi online.

Budi mengatakan salah satu strategi untuk mengepung praktik pinjaman online ilegal akan mirip seperti penanganan judi online yaitu berkolaborasi dengan operator seluler.

โ€œSaya sudah bilang ke operator, ini judi jangan pakai lagi, langsung diblok, judi ini sekarang pakai nomor asing semua loh, sudah tidak pakai nomor Indonesia kan? Karena judi sudah kita kepung, tidak boleh, nah sekarang tinggal pinjol dan begitu juga nanti,โ€ ujarnya dalam diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Jakarta, Senin.

Baca juga: Indonesia ajak G20 optimalkan kolaborasi wujudkan transformasi digital

Lebih lanjut, Budi mengatakan penanganan dan pemberantasan pinjaman online ilegal di Indonesia menghadapi beberapa tantangan.

Contohnya seperti pelaku dan server yang terhubung dengan kejahatan berada di luar negeri.

Setiap hari Kemenkominfo menutup dan memblokir sebanyak 20-25 akses dari server luar negeri terkait pinjaman online ilegal atas koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut Budi hal ini jelas menunjukkan perlu adanya penanganan khusus untuk kasus kejahatan pinjaman online ilegal.

Selanjutnya, Budi berpendapat fenomena kejahatan keuangan berbasis digital seperti judi online hingga pinjaman online ilegal pada dasarnya saling terhubung dan kondisi itu turut menambah tantangan penanganan kejahatan tersebut.

โ€œAwalnya dari judi online, karena uangnya sudah habis, maka dia akan lari ke pinjol karena syaratnya mudah dan cepat cair. Ujungnya karena tidak bisa bayar berujung tindakan kriminal,” katanya.

Berkaca dari tantangan-tantangan itu maka pemberantasan kejahatan yang terjadi di ruang digital perlu dilakukan secara holistik agar permasalahannya di masyarakat bisa tuntas secara menyeluruh.

Selain kolaborasi dengan operator seluler untuk menghentikan promosi pinjaman online ilegal lewat layanan penyedia jasa telekomunikasi, Kemenkominfo juga terus berkolaborasi dengan lembaga terkait termasuk penegak hukum seperti POLRI.

Dengan cara itu diharapkan dapat mempersempit ruang gerak dari para pelaku dan pembuat aplikasi pinjaman online ilegal sehingga akhirnya bisa mengurangi jumlah kejahatan keuangan berbasis digital.

Tidak lupa Kemenkominfo terus memberikan edukasi hingga sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjebak oleh rayuan pinjaman online ilegal dengan demikian ruang siber di Indonesia bisa lebih aman dari bahaya kejahatan keuangan berbasis digital.

Baca juga: Literasi digital bekal perangi kejahatan keuangan berbasis digital

Baca juga: Kemkominfo ajak anak muda bijak dan rajin literasi diri di era medsos

Baca juga: Indonesia usung pendekatan fleksibel dalam digitalisasi di G20 India

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT ยฉ ANTARA 2023



Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Subscribe Today

Exclusive content

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme

Latest article

More article

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme